Makna Sebuah Kewajiban

Mei 1, 2008

Saya baru aja dapet amanah yang sangat besar, jadi ketua PAKDUMARU (Paket terpadu mahasiswa baru), sebuah acara yang bakal diselenggarakan oleh maganger KOKESMA 2008 buat anak-anak TPB. Begitu tau dapet amanah ini, kontan aja isi hati saya langsung bergolak. Gak tau harus gimana. sedih? senang? kesal? bahagia? semua langsung bercampur aduk.

Besoknya, saya ada mentoring sama kakak mentor saya, Kang Ivan. Beliau ini sebenernya adalah sosok yang saya kagumi, karena beliau ini bisa menjalani kehidupan dengan islami di kampus ITB, tanpa menghalanginya berbuat lebih di kalangan masyarakat ITB, malah beliau termasuk orang yang dihormati di angkatannya. Dan yang terpenting lagi, beliau udah nikah!! (naon deui?)

Loh kok jadi ngomongin Kang Ivan? Lanjut deh,, dalam mentoring kali ini, beliau ‘menyuguhi’ kami dengan sebuah kertas, berjudul “Kewajiban Lebih Banyak dari Waktu yang Dimiliki”. Hmm,, menarik,, berhubung saya juga baru dapet kewajiban baru.

Lanjut ya,, kebanyakan orang menganggap kewajiban sebagai beban berat yang harus dipikul dan dipertanggungjawabkan di hadapan pemberi kewajiban itu (ya iyalah, masa ya iya dong!!). Tapi, kebanyakan orang malah menganggap kewajiban itu sebagai pemberat hidupnya. Semakin banyak kewajibannya, semakin berat pula beban hidupnya (menurutnya), dan ia malah menjadi orang yang tidak produktif.

Nah, kalo orang beriman, seharusnya memahami kewajiban yang ada pada dirinya adalah ketetapan Allah, dan memahami kewajiban itu sebagai:
1. Peluang terbesar untuk mendekatkan diri kepada-Nya
2. Peluang untuk meningkatkan kualitas diri
3. Tangga untuk memperoleh cinta Allah

Kontan saya bertanya di dalam hati, “Gimana kalo emang kewajiban yang seseorang pikul itu emang sangaaaaat berat sampe dia gak bisa mikul?”

Ternyata di bawahnya ada tulisan, “Dan Allah tidak membebankan kepada seseorang kecuali seseuai dengan apa yang dimampui.” (QS. Al Baqarah: 286). Aha! bener!! Manusia gak akan dapet kewajiban yang ngga bisa dia tunaikan. Kalaupun ada, orangnya aja yang ga bener, atau emang ada rencana Allah lain.

Dan setiap orang tentu saja dapet porsi kewajiban yang berbeda-beda. Kewajiban orang kaya beda dengan orang miskin, orang pinter beda dengan orang yang kurang pinter, kewajiban bos beda dengan kewajiban anak buah, dst.

Ah, jadi inget kata-kata waktu saya baru dilantik jadi pengurus DKM dulu, “Kalian adalah suatu bangunan dakwah yang kokoh yang dibuat dari keberagaman kalian, janganlah sia-siakan keberagaman kalian!” Kalo gak salah itu dari Quran tapi lupa surat apa…

Kewajiban itu ada jenjangnya, lho! (kaya’ sekolah aja..) Maksudnya, kewajiban yang diberikan Allah sama kita emang sama sih, tapi kesanggupan kita dalam memenuhinya pasti berjenjang, kan? Ini jenjang-jenjangnya:
1. Kewajiban dzatiyah (pada diri sendiri)
Kewajiban untuk menempa diri menjadi pribadi unggul.
2. Kewajiban kepada Allah
Kewajiban yg menguatkan hubungan dengan Allah, sehingga setiap saat pertolongan Allah dapat diraih untuk mendapatkan sukses hidup dunia dan akhirat.
3. Kewajiban kepada sesama manusia
Kewajiban dalam menata harmoni kehidupan dalam ikantan nilai dan kebaikan.

Nah, jika jenjang pertama tidak dilewati, pasti kita nggak bakal jadi orang-orang yang dapat menunaikan kewajiban pada Allah. Jika no. 2 tidak dipenuhi, kita akan sulit mendapat pertolongan Allah, sehingga akan sulit pula memenuhi kewajiban no. 3.

Pertanyaannya, bisakah kita?

Entry Filed under: Islam, Motivate!, My Life!, Thoughts. Tag: , , , .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Wilujeng Sumping

Wilujeng Sumping = Selamat Datang Yak, selamat datang di sini, di uman zone, tempat cerita-cerita yang terjadi dalam kehidupan saya..

Yang Telah Lalu

Kategori

Komentar

tox tox mantox di About Me
eric di Penerjemah Bahasa Indones…
dony di When A Legend Passed Away…
karafuruworld di After a While..
karafuruworld di Proses,,
danfer di Proses,,
atiq di Penerjemah Bahasa Indones…
hinamorimomo05 di Penerjemah Bahasa Indones…

Fresh!

Hot!

Favoritku!

Meta

Click to view my Personality Profile page