Menjadi Pionir
April 1, 2008
Apaan tuh man? Kerjaan baru di ITB?
Bukaaaan… Pionir disini (versi saya) artinya menjadi seseorang yang memelopori, bisa disebut pelopor…
Oh iya, saya teringat sebuah kejadian waktu saya SMA,
Suatu hari di sebuah ruang kelas yang damai, teman saya, Anton (bukan nama sebenarnya), yang biasanya duduk di belakang tiba-tiba duduk di depan, tepat di depan tempat duduk saya.
Saya pun bertanya, “Udah ngerjain PR Bahasa Indonesia blom?” Sambil berharap ada teman tidak mengerjakan PR.
Dia menjawab pendek, “Udah, maneh?”
Saya kaget. Dia biasanya lebih parah daripada saya soal mengerjakan PR.
Saat istirahat, saya mengobrol dengannya, “Tumben maneh duduk di depan, PR udah dikerjain, nyatet pelajaran lagi!”
Dia berkata, “Iya man, aing cuma pengen aja sekali-kali PR aing yang dicontek, catetan aing yang dipinjem. Masa’ calon pemimpin gak pernah jadi pelopor?”
Saya pun terdiam, lalu kami berangkat ke kantin.
Yah. Bener juga ya. Masa’ calon pemimpin gak pernah jadi pelopor?
Memang, untuk menjadi pionir (pelopor) dibutuhkan suatu keberanian dan kemampuan yang lebih. Memang itu sulit, tetapi sekali dikerjakan pasti akan sangat bermanfaat.
Aku ingin menjadi pionir!!
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1. ardianto | April 1, 2008 at 12:00 pm
Ini dia, hasil bolos tutor kalkulus tadi pagi
Bapak pelopor
boloskita..*Padahal saya sendiri bolos*
2. Selamat Hari Kebangkitan Nasional! « uman zone | Mei 20, 2008 at 1:50 pm
[...] Nah, berarti bener, kita harus jadi pionir!! [...]